Publik.info, Sambas – Proyek DIR Tebas Komplek Kabupaten Sambas, diduga penuh kejanggalan. Paket BWSK 1 segede Rp.22.794 Miliar tersebut, tampak dikerjakan asal-asalan, semau gue dan tidak sesuai spesifikasi tehnis.
” Sebagian fisik bangunan memakai pasangan batu kali, sisanya cor beton. Lebarnya beda-beda, ada 4, 5 bahkan pada ujung tertentu ukurannya cuma 2,5 meter. Adukan semennya pun menggunakan cara manual, ” terang warga sekitar yang rutin memperhatikan pelaksanaannya.
Ia menyebut paket basah kuyup garapan PT Anugrah Bayu Arya Perkasa itu, mutunya sangat jelek. Apalagi acuan bestek atau RAB nya kayak gitu, kami yakin umurnya bakal singkat.
” Alhasil uang negara puluhan miliar, rupiah harus terbuang percuma, hanya untuk itu-itu saja dan terus berulang setiap tahun, ” terangnya
Warga tadi meminta agar BPK jeli dalam melakukan pemeriksaan dan perhitungan terhadap keuangan proyek pemerintah yang terbukti sering melahirkan bentuk kolusi maupun korupsi. JBN

